Rabu, 02 Maret 2016

Cara Menghitung Kebutuhan Air Dan Kapasitas Tangki

Cara Menghitung Kebutuhan Air Dan Kapasitas TangkiTutup Tangki: Cara Menghitung Kebutuhan Air Dan Kapasitas Tangki Tahan UVBulkhead dan Plug Penutup: Cara Menghitung Kebutuhan Air Dan Kapasitas Tangki
Untuk menentukan kapasitas tangki yang dibutuhkan dalam sebuah bangunan dapat dihitung dengan cara
menentukan kebutuhan air dalam setiap harinya dan dapat menggunakan rumus sebagai berikut :

Kapasitas = Pemakaian × Jumlah Pemakai

Kapasitas : Jumlah volume yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama 1 hari (liter/hari)
Pemakaian : Jumlah pemakaian air bersih per pemakai dalam 1 hari (liter/pemakai/hari)*
Jumlah Pemakai : Banyaknya pengguna air bersih dalam 1 hari.
Satuan pengguna disesuaikan dengan jenis peruntukan bangunan. (Lihat tabel dibawah)

Contoh Perhitungan sbb:
Kapasitas tangki yang dibutuhkan untuk sebuah rumah mewah dengan penghuni sebanyak 4 orang adalah sbb:
Sesuai dengan tabel dibawah kebutuhan air per orang untuk sebuah bangunan rumah mewah adalah 250 liter/penghuni/hari
Maka dapat dihitung kebutuhan air untuk semua penghuni rumah mewah sbb:
Kapasitas tangki = 250 liter/penghuni/hari x 4 orang = 1.000 liter/hari
Berarti untuk sebuah rumah mewah dengan jumlah penghuni 4 orang, dapat menggunakan tangki tipe TB-110 dengan kapasitas 1.050 liter.

Peruntukan BangunanPemakaian Air BersihSatuan
Rumah Mewah250Liter / penghuni / hari
Rumah Biasa150Liter / penghuni / hari
Apartment250Liter / penghuni / hari
Rumah Susun100Liter / penghuni / hari
Asrama120Liter / penghuni / hari
Klinik / Puskesmas3Liter / pengunjung / hari
Rumah sakit Mewah1000Liter / tempat tidur pasien / hari
Rumah Sakit Menengah750 
Rumah Sakit Umum425 
Sekolah Dasar40Liter / siswa / hari
SLTP50 
SLTA80 
Perguruan Tinggi80 
Rumah Toko / Rumah Kantor100Liter /penghuni & pegawai / hari
Gedung Kantor50Liter / pegawai / hari
Toserba (Toko serba ada, mall, department store)5Liter /m2 luas lantai /hari
Pabrik / Industri50Liter /pegawai / hari
Stasiun / Terminal3Liter / penumpang tiba dan pergi / hari
Bandara Udara3Liter / penumpang tiba dan pergi / hari
Restoran15Liter / kursi / hari
Gedung Pertunjukan10Liter / kursi / hari
Gedung Bioskop10Liter / kursi / hari
Hotel Melati s/d Bintang 2150Liter / tempat tidur / hari
Hotel Bintang 3 ke atas250 
Gedung Peribadatan5Liter / orang / hari
Perpustakaan25Liter / pengunjung / hari
Bar30Liter / pengunjung / hari
Perkumpulan Sosial30Liter / pengunjung / hari
Klab Malam235Liter / kursi / hari
Gedung Pertemuan25Liter / kursi / hari
Laboratorium150Liter / staf / hari
Pasar Tradisional / Modern40liter / kios / hari
Sumber: Pergub DKI Jakarta No : 122/2005  

Senin, 29 Februari 2016

Menghitung konversi besi tulangan ke wiremesh dengan mudah


Menghitung konversi besi tulangan ke wiremesh dengan mudah- Pada kesempatan ini saya akan berbagi pengetahuan tentang cara menghitung konversi besi tulangan biasa diganti dengan tulangan wiremesh. Wiremesh adalah besi tulangan yang sudah dirangkai di pabrik dalam bentuk lembaran atau roll. Tulangan-tulangan tersebut dirangkai secara verikal dan horizontal sehingga membentuk jaring-jaring. 

Saat ini sudah banyak diterapkan penggunaan besi tulangan wiremesh pada pelat lantai. Hal ini dikarenakan besi wiremesh mempunyai beberapa keunggulan dibanding penggunaan besi tulangan konvensional antara lain adalah pemasangan lebih cepat karena tidak perlu merangkai besi di lapangan, kekakuannya terjaga karena penyambungan antar besi tulangan dengan las. Pada beberapa proyek sering kali ada perubahan dari tulangan biasa menjadi tulangan wiremesh sehingga sebagai kontraktor harus menghitung kembali kebutuhan tulangan wiremesh untuk pelat lantai. 


Menghitung konversi besi tulangan wiremesh dapat dilakukan dengan mudah karena hanya menghitung luas tulangan dan diganti dengan luas tulangan wiremesh. Acuan dalam menghitung luas tulangan wiremesh menggunakan tabel berat jenis wiremesh pada artikel berjudul Daftar spesifikasi tulangan wiremesh. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghitung konversi besi tulangan wiremesh dengan mudah. 

Contoh.

Pada pelat lantai suatu bangunan menggunakan tulangan diameter D10-150 baik arah x maupun y. Berapa ukuran tulangan wiremesh yang digunakan untuk menggantikan tulangan tersebut? 

jawab:

Tulangan konvensional : D10-150
Mutu baja tulangan ulir/deformasian fyd : 4000 kg/cm2
Mutu baja besi wiremesh fyw : 5000 kg/cm2

Luas tulangan konvensional : 1/4 x 3.14 x D^2 x 1000/Jarak = 1/4 x 3.14 x 10^2 x 1000/150 = 523.6 mm2
Luas tulangan wiremesh yang dibutuhkan : As x (Fyd/Fyw)  = 523.6 x (4000/5000) = 418.88 mm2

Trial menggunakan tulangan wiremesh M9-150 = As W = 1/4x 3.14 x D^2 x 1000/jarak = 424.12 mm2

Maka As w > As dibutuhkan =  Aman

Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan tulangan konvensional D10-150 dapat diganti dengan wiremesh M9-150. 
Plafon Gypsum
Berdasarkan pengalaman menangani pemasangan plafon gypsum atau kalsiboard, vila atau perhotelan biasanya lebih memilih gypsum, karena tampilannya lebih rapi, permukaannya lebih halus, dan gampang dibentuk jika menginginkan menampilkan ornamen.
Pemakaian plafon gypsum juga dapat meminimalkan/menyerap suhu panas sehingga ruangan akan terasa lebih sejuk.

Untuk plafon di bagian-bagian basah seperti kamar mandi, pilih jenis gypsum wet area. Gypsum wet area ini ada lapisanlilinnya, sehingga air tak langsung meresap ke gypsum. Ini yang menyebabkan gypsum lebih tahan lembab dan lebihtahan air. Biasanya difungsikan pada ruang laundry atau kamar mandi.

 Plafon Kalsiboard
Bangunan rumah tinggal umumnya memilih plafon kalsiboard, karena pertimbangan kemungkinan terjadi kebocoran digentengnya.Jika plafon langsung di bawah dak beton, sebaiknya memakai gypsum karena tak berhubungan langsung dengan air. Namun, di lantai paling atas yang berhubungan langsung dengan genteng menggunakan plapon kalsiboard, hotel-hotel tetap memakai gypsum karena kualitas genteng yang dipakai lebih bagus. Sedangkan, rumah-rumah pribadi memakai genteng yang kualitasnya agak rendah, sehingga kemungkinan bocornya lebih tinggi.
Selain itu, plafon kalsiboard juga lebih gampang pemeliharaannya. Jika plafon kena air, noda bekas air itu cukup
diamplas dan langsung dicat kembali. Sementara plafon gypsum, jika kena air harus dipotong di bagian itu dan ditambal ulang dengan gypsum baru, baru bisa dicat kembali.
Bahan dasar kalsiboard ada unsur semen, serat selulosa, semen, dan pasir silica. Karena itu, kalsiboard lebih tahan air,tidak lapuk, tidak dimakan rayap, dan tidak terbakar oleh api.
Kelemahannya, jika plafon mau dibuka, tidak bisa rapi, pasti ada retak rambutnya. Penyebab retak rambut ini, karena
kalsiboard memiliki kembang susut tinggi. Saat musim hujan mengembang, dan musim kemarau menyusut. Saat menyusut inilah kelihatan retak rambutnya. Misalkan pada sambungan, pemakaian plafon kalsiboard akan kelihatan pecah. Kalsiboard memiliki ketebalan 3,5 mm, 4,5 mm, 6 mm, 8 mm, 10 mm, 12 mm, dan 20 mm. Khusus ketebalan 2mm umumnya difungsikan untuk lantai, biasa disebut kalsi floor.
Ada juga bahan plafon lain, seperti tripleks. Namun sekarang ini, pemakaian tripleks sudah mulai ditinggalkan. Selain karena produk tripleks sekarang kualitasnya sudah tidak sebagus dulu, juga jika kena air cepat rusak. 
Pemakaian gypsum di Bali mulai berkembang sekitar tahun 1990-an, dan menjadi tren sekitar tahun1996. Saat itu baru dipakai untuk bangunan menengah ke atas sekelas vila atau hotel. Sekarang, hampir tiap bangunan memakai plafon gypsum.
Banyak pilihan jenis gypsum dengan kualitas berbeda. Ada gypsum buatan Indonesia seperti Jayaboard,dan Elephant.
Ada juga produk impor seperti merek Knauf dan Gyproc. Ada dua tipe gypsum, yakni ketebalan 9 mm dengan ukuran
120 cm x 240 cm, dan yang mini, ketebalannya 8 mm ukuran 120 cm x 180 cm.
Tahapan pemasangan plafon gypsum/kalsiboard:
1. Pemasangan rangka.
2. Pemasangan gypsum/kalsiboard.
3. Dikompon dengan cornice yang berfungsi menghilangkan/menyamarkan sambungan.
4. Diplamir yang berfungsi menghaluskan/meratakan/menutupi bagian-bagian yang berpori.
5. Diamplas.
6. Dicat
.
Bahan rangka penopang gypsum atau kalsiboard bisa memakai besi hollow galvalum, hollow galvanis, dan hollow hijau
(hollow yang dicat sinkromit warna hijau). Bahan hollow ini lebih awet dan tidak dimakan rayap. Ini cocokuntuk daerah
pantai. Berbeda halnya dengan rangka kayu. Selain harganya jauh lebih mahal, juga risiko dimakan rayapnya cukup tinggi.
Namun, ada juga hotel di daerah pantai yang memakai gypsum tapi rangkanya
kayu. Dalam waktu tiga bulan rangka kayunya sudah habis dimakan rayap, walau sudah diberi antirayap. Bagian tengah kayu tidak kena, ketika hilang baunya, diserbu lagi sama rayap. Ini kelemahan rangka kayu di daerah rawan rayap.
Meski tiga rangka ini tahan rayap, kelemahannya adalah tidak bisa diinjak. Jika ingin naik ke plafon untuk memperbaiki genteng atau instalasi listrik, tak bisa langsung menginjak rangka ini. Sebaiknya, buat jalan khusus untuk naik dengan menaruh balok kayu yang bisa dipindah-pindahkan.
Pemasangan plafon gypsum atau kalsiboard, pada pertemuan dinding dan plafon, biasanya dipasang tali air/shadow line. Ini berfungsi untuk menutupi/menyamarkan pecah pinggir. Jika sudah memakai shadow line, tidak lagi memakai list
profil. Shadow line biasanya dipakai pada penaikan dan penurunan plafon (drop ceiling). Ada juga beberapa orang yang
memilih memakai list profil untuk mempertegas garis ruang dan menambah kesan elegan. - See more at: http://xenecorp.blogspot.co.id/2012/09/pilih-plafon-gypsum-atau-kalsiboard.html#sthash.pvY41WaT.dpuf

Selasa, 09 Februari 2016

Pipa GIP

Kirun Wae | 4/01/2014 | 3 komentar
masterpoker88
BetAnda
http://www.mediaproyek.com/

Pipa GIP ( Galvanized Iron Pipe ) adalah pipa baja galvanis yang biasa digunakan untuk intalasi air bersih dingin saja, dan tidak dianjurkan untuk pipa air panas.

Pipa galvanis umum kita jumpai di rumah-rumah tua untuk jalur pasokan dan jalur cabang tiriskan. Pipa galvanis termasuk pipa yang kuat, tetapi hanya berlangsung sekitar 50 tahun.

Ukuran pipa galvanis yang umum kita jumpai di lapangan adalah ukuran 1/ 2 inch, 3/4 inch, 1 inch, 2 inches, 3 inches, 4 inches,5 inches, 6 inches, 8 inches, 10 inches, 12 inches, 14 inches, 16 inches, 18 inches, 20 inches, 24 inches.

Pipa galvanis terbuat dari baja karbon rendah dengan lapisan galvanis , yang mengandung berbagai macam unsur didalamnya, antara lain :
  • Unsur seng (Zn) 99,7% dan biasanya diaplikasikan untuk pipa pada air minum.
  • Unsur karbon sebesar 0,091% sehingga tergolong dalam baja karbon rendah.
Sehingga bisa dijelaskan bahwa pipa galvanis ini terbuat dari unsur utamanya adalah seng.

Pipa GIP pada umumnya dipakai hanya pada tempat terbuka / tidak terlindungi karena memang pipa ini lebih tahan terhadap benturan mekanis.

Demikian sedikit ulasan tentang pipa GIP ( Galvanized Iron Pipe ). Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita tentang ilmu pemipaan. Terima kasih.

Apa Itu Pipa Seamless?

Kirun Wae | 3/21/2014 | 1 komentar
masterpoker88
BetAnda

http://www.mediaproyek.com/

Dalam pekerjaan mekanikal - plumbing, kita sering menjumpai material pipa. Secara umum, pipa dapat diartikan sebagai suatu benda yang relatif panjang, memiliki lubang dan berfungsi untuk memindahkan sebuah zat ataupun materi yang memiliki karakteristik dapat mengalir. Materi tersebut dapat berupa cairan, gas, uap, zat padat yang dilelehkan ataupun butiran yang sangat halus.

Pada kesempatan kali ini, akan kami postingkan salah satu jenis material pipa, yaitu pipa seamless. Bagi orang mekanikal, pipa seamless mungkin tidak asing lagi. Tetapi bagi orang non mekanikal mungkin masih bertanya-tanya apa itu pipa seamless? Bagi orang yang bekerja di proyek, meskipun kita tidak orang mekanikal, tetapi kita juga harus tahu jenis pipa yang satu ini.

Pipa Seamless dalam arti bahasa adalah pipa tanpa sambungan. Dalam praktek pembuatannya, seamless pipe memang merupakan pipa yang dibentuk tanpa membuat sambungan sama sekali, sehingga tidak ada bagian dari pipa yang pernah terganggu atau berubah materialnya akibat panas pengelasan. Pipa ini dibuat dari baja silinder pejal, yang dilubangi dalam kondisi hampir meleleh, biasa disebut billet.

Dengan metode pembuatan tanpa join tersebut, pipa yang dihasilkan dapat lebih baik karena kualitas baja yang dihasilkan adalah hampir sama pada setiap area permukaan pipa. Selain itu, ketebalan dengan menggunakan metode ini, pipa yang memiliki ketebalan berapapun memungkinkan untuk diproduksi. Biasanya pipa jenis ini dibuat untuk ukuran diameter dibawah 8".

Pipa seamless telah digunakan manusia ribuan tahun yang lalu. Pipa yang pertama ada, digunakan untuk mengaliri air dari sungai ke ladang. Di Cina pipa digunakan untuk memindahkan air ke tempat yang diinginkan, melalui bambu sejak 2000 tahun sebelum masehi. Pada awal abad ke-16 tepatnya tahun 1652 bangunan air dibuat di boston menggunakan kayu yang berongga sebagai pengganti pipa baja yang belum ditemukan saat itu. Pada tahun 1815 William Murdock menggunakan saluran pipa untuk mengaliri gas batu bara yang digunakan untuk penerangan di kota London.

Pada tahun 1824 James Russel menemukan metode membuat pipa seamless dengan cara menyatukan kedua tepi dari plat besi tipis. Pertama-tama metal dipanaskan sampai malleable kemudian dilipat dan dilas dan diselesaikan dengan merolling pipa yang dilas tersebut. Sekarang teknik dalam pembuatan pipa sangat beragam yang memiliki sifat dan kegunaan pada kondisi tertentu.

Adapun bahan-bahan pipa sebagai struktur bahan baru pipa seamless dapat dibagi secara umum sebagai berikut:
  1. Carbon steel
  2. Carbon Moly
  3. Galvanees
  4. Ferro Nikel
  5. Stainless Steel
  6. PVC (Paralon)
  7. Chrom Moly
Demikian sedikit ulasan tentang pipa seamless. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Mengenal Pipa PPR

Kirun Wae | 3/16/2014 | 6 komentar
masterpoker88
BetAnda

http://www.mediaproyek.com/

Dalam dunia kontraktor Mekanikal dan Elektrikal, Jenis pipa yang dipakai untuk instalasi bangunan gedung,perkotaan dan industri adalah Pipa PVC, Pipa PPR dan Pipa GIP.

Pada postingan kali ini akan kami ulas tentang apa itu pipa PPR. Pipa PPR adalah kependekan PolyPropylene Random. Pipa PPR adalah pipa steril dari bahan plastik Polypropilene yang tahan panas dan anti bocor. Sistem penyambungan Pipa dan Fitting bersenyawa dalam hitungan detik dan sangat kuat. Tahan hingga 100 tahun.

Standard mutu, spesifikasi pipa dan fitting Pipa PPR adalah sebagai berikut :
  • Pipa PN-10 dan PN-20 standardnya adalah DIN 8077 – 8078 dan ISO 9001: 2000
  • Fitting PN-25 standardnya adalah DIN 16962 dan ISO 9001: 2000

Untuk pipa hanya menggunakan satu jenis fitting yaitu fitting PN-25. Di dalam standard pipa plastik, fitting yang digunakan standardnya harus lebih tinggi dari pipa.

Pipa PPR adalah pipa steril yang akan memberikan beberapa keuntungan, antara lain :
  • Tidak berkarat.
  • Tidak terjadi pengerakan pada dinding bagian dalam pipa karena dinding bagian dalam pipa sangat licin ( 0, 007 mm).
  • Memenuhi standard untuk instalasi pemanas air siap minum ( Drinking Water ).
  • Bebas biaya perawatan.
  • Sistem pengerjaannya sangat mudah, cepat dan membutuhkan waktu hanya sekitar 10% dari waktu yang diperlukan untuk instalasi pipa logam.
  • Hasil sambungan pipa senyawa dengan fitting sehingga tidak akan terjadi kebocoran.
  • Mempunyai umur minimum 50 tahun.
  • Biaya secara keseluruhan akan lebih murah.
  • Untuk instalasi pemanas air tidak perlu diisolasi.
  • Tahan terhadap tekanan dan temperatur tinggi.
  • Tahan benturan terhadap benda keras dan tidak mudah pecah seperti pipa plastik lain.
  • Mempunyai daya tahan yang baik terhadap kimia.
Pipa PPR cocok digunakan pada semua jenis proyek untuk instalasi :
  • Air Panas
  • Air Bersih
  • Air Minum
  • Air Chiller / AC
  • Air Kimia
  • Dan lain-lain
Demikian sedikit ulasan tentang pipa PPR. Semoga bermanfaat.




Category: 

Jenis dan Macam-Macam AC

Kirun Wae | 1/20/2014 | 0 komentar
masterpoker88
BetAnda
http://www.mediaproyek.com/

Penyejuk udara atau pengkondisi udara atau penyaman udara atau erkon atau AC (bahasa inggris) : air conditioner) adalah sistem atau mesin yang dirancang untuk menstabilkan suhu udara dan kelembaban suatu area (yang digunakan untuk pendinginan maupun pemanasan tergantung pada sifat udara pada waktu tertentu). Konsep pendingin udara diketahui telah diterapkan di Romawi Kuno dan Persia abad pertengahan. Pendingin modern muncul dari kemajuan dalam ilmu kimia selama abad 19, dan pendingin udara skala besar listrik pertama ditemukan dan digunakan pada tahun 1902 oleh Willis Haviland Carrier.

Kebutuhan AC saat ini memang harus untuk menunjang kinerja diperkantoran agar lebih nyaman. Diperumahan pun demikian, keberadaan AC sangat dibutuhkan yang ujung-ujungnya adalah demi kenyamanan.

Di pasaran, terdapat banyak jenis dan macam-macam AC, diantaranya adalah sebagai berikut :
1. AC Split Wall

http://www.mediaproyek.com/

AC Split Wall adalah jenis AC yang paling umum digunakan di rumah, kantor maupun instansi di Indonesia, ini disebabkan beberapa faktor mulai dari gampangnya perawatan dan support.

AC ini terbagi menjadi dua bagian yaitu Indoor dan Outdoor. Indoor adalah bagian yang mengeluarkan hawa dingin dan Outdoor adalah bagian tempat dimana mesin berada. Acapkali outdoor ditempatkan diluar ruangan karena mengeluarkan hawa yang panas dan kadangkala suaranya yang berisik.

Kelebihan AC Split Wall :
  • Bisa dipasang pada ruangan yang tidak berhubungan dengan udara luar, misalnya pada ruangan yang posisinya ditengah pada bangunan Ruko, karena condenser yang terpasang pada outdoor bisa ditempatkan ditempat yang berhubungan dengan udara luar jauh dari ruangan yang didinginkan.
  • Suara didalam ruangan tidak berisik.

Kekurangan AC Split Wall:
  • Pemasangan pertama maupun pembongkaran apabila akan dipindahkan membutuhkan tenaga yang terlatih.
  • Pemeliharaan/perawatan membutuhkan peralatan khusus dan tenaga yang terlatih.
  • Harganya lebih mahal.

2. AC Window

http://www.mediaproyek.com/

AC Window adalah AC yang berbentuk kotak dan dalam pengoperasiannya tidak menggunakan remote. Karena tombol kontrol sudah terintegrasi dengan AC ini. AC ini hanya terdiri dari satu bagian yaitu unit itu sendiri dan tidak ada istilah outdoor dan indoor AC.

AC ini sudah tidak diproduksi lagi karena dianggap sudah ketinggalan jaman dan karena tidak ada unit outdoor yang membuat AC ini tidak praktis. Kapasitas AC ini mulai dari 0.5 pk - 2.5 pk.

3. AC Sentral

http://www.mediaproyek.com/

Pada AC jenis ini, udara dari ruangan/bangunan didinginkan pada cooling plant diluar ruangan/bangunan tersebut kemudian udara yang telah dingin dialirkan kembali kedalam ruangan/bangunan tersebut. AC jenis ini biasanya dipergunakan di hotel atau mall.

4. AC Standing Floor

http://www.mediaproyek.com/

AC Standing Floor adalah AC yang unit Indoonya berdiri dan mudah dipindahkan. Karena kepraktisannya ini, AC ini sering digunakan dalam acara-acara seperti acara ulang tahun, perkawinan, hajatan dan acara lainnya.

AC ini bisa dioperasikan dengan remote control. AC ini mempunyai bagian Indoor dan bagian Outdoor. Kapasitas AC ini mulai dari 2pk - 5pk.

5. AC Cassette

http://www.mediaproyek.com/

Jenis AC Cassette ini, indoornya menempel di plafon. jenis AC Cassette dengan berbagai ukuran mulai dari 1.5pk sampai dengan 6pk.

Cara pemasangan ac ini memerlukan keahlian khusus dan tenaga extra, tidak seperti memasang ac rumah atau ac split, yang bisa dipasang sendirian.

6. AC Split Duct

http://www.mediaproyek.com/

AC Split Duct merupakan AC yang pendistribusian hawa dinginnya menggunakan Sistem Ducting. Ini artinya, AC Split Duct tidak memiliki pengatur suhu sendiri-sendiri melainkan dikontrol pada satu titik!. Tipe AC ini biasanya digunakan di Mall atau gedung-gedung yang memiliki ruangan luas.

AC Split Duct tidak pernah terlepas dari sistem Ducting yang merupakan bagian penting dalam sistem AC sebagai alat penghantar udara yang telah dikondisikan dari sumber dingin ataupun panas ke ruang yang akan dikondisikan. Perkembangan desain ducting untuk AC hingga saat ini sangat dipengaruhi oleh tuntutan efisiensi, terutama efisiensi energi, material, pemakaian ruang, dan perawatan.

Kelebihan AC Split Duct :
  • Suara didalam ruangan tidak berisik sama sekali.
  • Estetika ruangan terjaga, karena tidak ada unit indoor.
Kekurangan:
  • Perencanaan, instalasi, operasi dan pemeliharaan membutuhkan tenaga yang betul-betul terlatih.
  • Apabila terjadi kerusakan pada waktu beroperasi, maka dampaknya dirasakan pada seluruh ruangan.
  • Pengaturan temperatur udara hanya dapat dilakukan pada sentral cooling plant. Biaya investasi awal serta biaya operasi dan pemeliharaan tinggi.

7. AC Inverter

http://www.mediaproyek.com/

AC Inverter merupakan jenis AC Split yang menggunakan teknologi inverter. Inverter yang terdapat di dalam unit AC merupakan alat / komponen untuk mengatur kecepatan motor-motor listrik. Disini Inverternya terdiri dari Rectivier dan Pulse-width modulator. Dengan menggunakan Inverter, motor listrik menjadi variable speed, kecepatannya bisa diubah-ubah atau disetting sesuai dengan kebutuhan. Jadi dibandingkan AC Split biasa, type AC Inverter lebih hemat listrik ± 60%.

8. AC VRV

http://www.mediaproyek.com/

VRV = Variable Refrigerant Volume merupakan sistem kerja refrigerant yang berubah-ubah. VRV system adalah sebuah teknologi yang sudah dilengkapi dengan CPU dan kompresor inverter dan sudah terbukti menjadi handal, efisiensi energi, melampaui banyak aspek dari sistem AC lama seperti AC Sentral, AC Split, atau AC Split Duct. Jadi dengan VRV System, satu outdoor bisa digunakan untuk lebih dari 2 indoor AC serta dapat mengatur jadwal dan temperatur AC yang diinginkan secara terkomputerisasi.

Demikian beberapa jenis dan macam-macam AC sepengetahuan penulis di lapangan. Semoga menambah wawasan kita tentang AC (Air Conditioning). Terima kasih.



Category: